Kembali ke laboratorium

Universidad Estatal a Distancia

Titrasi Asam Basa I

Lakukan titrasi asam basa, suatu analisis volumetrik yang sangat umum dilakukan pada mata kuliah kimia.

  • Laboratorium ultraconcurrent
  • University & College
  • High School
Laboratorium jarak jauh Titrasi Asam Basa I yang dihosting oleh Universidad Estatal a Distancia

Informasi laboratorium

Ringkasan

Lakukan titrasi asam basa untuk menentukan konsentrasi larutan asam sitrat yang tidak diketahui menggunakan titran natrium hidroksida. Sensor pH digital selalu tersedia dan indikator fenolftalein telah diterapkan pada larutan yang tidak diketahui sehingga pendekatan potensiometri dan kolorimetri dapat digunakan. Plot waktu nyata juga tersedia.

 

Titrasi Asam Basa

Titrasi adalah metode volumetrik yang didasarkan pada pengukuran jumlah pereaksi dengan konsentrasi yang diketahui (dikenal sebagai standar primer) yang dikonsumsi oleh sampel dengan konsentrasi tidak diketahui yang dikenal sebagai analit.

Titrasi dilakukan dengan menambahkan titran ke dalam analit menggunakan buret, sehingga diperoleh zat kimia yang setara antara titran dan analit. Hal ini dikenal sebagai "titik ekuivalen" dan merupakan nilai teoritis yang tidak dapat ditentukan secara eksperimental.

Estimasi eksperimental titik ini diperoleh melalui perkiraan yang dikenal sebagai “titik akhir”. Hal ini ditentukan melalui perubahan fisik. Dalam hal ini, perubahan warna larutan dicapai setelah penambahan zat indikator: zat yang berubah warna pada rentang pH tertentu.

Untuk titrasi asam-basa kami menggunakan indikator fenolftalein yang berubah warna menjadi merah muda terang setelah pH sekitar 8,4, yang merupakan nilai yang sangat dekat dengan titik ekuivalen pada titrasi asam-basa yang paling umum.

 

Pendekatan kolorimetri vs potensiometri

Pendekatan kolorimetri bergantung pada perubahan warna yang dihasilkan oleh indikator fenolftalein. Pendekatan potensiometri bergantung pada kenaikan pH yang diukur oleh sensor digital. Dalam versi laboratorium titrasi asam basa ini kedua pendekatan tersebut dapat digunakan. Sensor digital selalu tersedia dan tidak dapat disembunyikan.

 

Perbedaan dengan laboratorium Titrasi Asam Basa II

Dalam versi laboratorium ini (Titrasi Asam Basa I) Anda dapat melakukan titrasi asam basa untuk larutan asam sitrat yang tidak diketahui. Di laboratorium versi lain (lihat Titrasi Asam-Basa II), Anda dapat melakukan titrasi asam-basa untuk larutan asam asetat. 

Versi laboratorium ini menekankan perhitungan tetapi tidak memiliki pengukuran buret visual di antara tujuan pembelajarannya. Versi laboratorium yang lain (lihat Titrasi Asam-Basa II) menekankan pengukuran visual, dan siswa harus belajar membaca meniskus buret dengan benar.

Selain itu, dalam versi ini terdapat satu pengalaman yang dapat digunakan untuk pendekatan kolorimetri dan potensiometri. Di laboratorium versi lain (lihat Titrasi Asam Basa II) tersedia dua konfigurasi berbeda, salah satunya sensor digital disembunyikan sehingga siswa hanya dapat mengandalkan perubahan warna.

Apa yang dilakukan siswa

Mengoperasikan peralatan nyata dan menalar berdasarkan hasil pengukuran.

Jenjang yang direkomendasikan
University & College, High School
Model akses umum
Laboratorium ultraconcurrent
Dapat digunakan di
Browser web modern pada komputer sekolah, universitas, dan rumah.
Penggunaan dalam pengajaran
Cocok untuk tugas, demonstrasi, aktivitas yang terhubung ke LMS, dan praktikum jarak jauh.

Eksperimen yang tersedia

Gunakan laboratorium nyata dari browser.

Titrasi Asam Basa I tersedia melalui titik akses laboratorium utama.